Laporan Wartawan Tribunnews.com, Ferdinand Waskita
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Wakil Presiden RI periode 2004-2009 Jusuf Kalla menyatakan menolak mengikuti Konvensi capres Demokrat. Partai Golkar mengaku lega dengan keputusan Ketua PMI itu.
"Bukan bersyukur tetapi kami lega. Karena kalau JK ke sana (Demokrat) kami sangat kehilangan," kata Ketua DPP Golkar Priyo Budi Santoso di Gedung DPR, Jakarta, Rabu (28/8/2013).
Priyo mengatakan JK memiliki hak untuk tidak mengikuti konvensi. Sehingga semua pihak harus menghormati pilihan tersebut.
"Mungkin beliau punya pertimbangan dan dari sisi saya sebagai Golkar saya lega, karena Pak JK tetap bersama kami," ujarnya.
Ketua DPP Golkar lainnya, Hajriyanto Y Tohari juga telah memperkirakan keputusan tersebut. Sebab, JK merupakan kader Golkar dan pernah menduduki puncak kepemimpinan sebagai ketua umum.
"Rasanya tidak mungkin tokoh yangg sangat bijaksana dan dihormati sebagai mantan ketum Golkar, seperti beliau sampai hati untuk melepaskan keanggotaannya di Golkar," ungkapnya.
Sebelumnya, konvensi Calon Presiden Partai Demokrat dipastikan minus sosok Jusuf Kalla. Ketua PMI tersebut tak bersedia menerima undangan Komite Konvensi untuk hadir dalam wawancara prakonvensi.
"Pak JK dipastikan tidak ikut. Dan undangannya belum sempat diberikan," ujar Sekretaris Komite Konvensi, Suaedy Marasabesy kepada wartawan di sela prakonvensi peserta di Wisma Kodel, Jakarta Selatan, Rabu (28/8/2013).
Semalam, Ketua dan anggota Komite Konvensi, Maftuh Basyuni dan Taufiqurahman Ruki mendatangi Kalla di kediamannya. Keduanya datang berbicara secara informal untuk meminta Kalla memenuhi undangan prakonvensi, namun tak membuahkan hasil.
"Pak JK belum bersedia untuk ikut. Alasannya karena beliau pernah menjadi Ketum Partai Golkar dan dalam konvensi ada aturan mengatakan kalau ada jabatan struktural dipartai harus nonaktif. Keputusannya kita hormati," tambah Suaedy.
Sumber : http://www.tribunnews.com/nasional/2013/08/28/golkar-lega-jk-batal-ikut-konvensi-capres-demokrat
No comments:
Post a Comment