INILAH.COM, Jakarta - Konvensi calon presiden (Capres) Partai Demokrat dinilai sebagai pembohongan publik. Sebab, penjaringan capres partai berlambang segitigas mercy itu dianggap hanya pencitraan.
Penilaian itu disampaikan Pakar politik dari Universitas Indonesia, Iberamsjah. Menurutnya, konvensi itu seharusnya tidak melibatkan tokoh lain. Sebab, penjaringan capres yang sebenarnya adalah dilakukan dari internal partai.
"100 persen konvensi (Demokrat) itu hanya bohongi publik. Saya dari awal menganggap bahwa konvensi ini hanya pencitraan," kata Iberamsjah, beberapa saat lalu kepada INILAH.COM.
Dalam kesempatan itu, Iberamsjah meyakini bahwa pemenang konvensi partai pimpinan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu adalah kader partai tersebut. Alasannya, karena penetapan Capres itu tetap ditentukan oleh Majelis Tinggi Partai Demokrat.
"Mau 500 tokoh juga diundang, yang menang tetap dari kalangan Demokrat," tegas Iberamsjah.
Diketahui, Majelis Tinggi Partai Demokrat telah menetapkan komite konvensi Demokrat. Komite konvensi itu bertugas untuk menjaring beberapa tokoh nasional yang diundang oleh Mejalis Tinggi dan komite konvensi untuk mengikuti penjaringan capres itu. Hingga saat ini, Majelis Tinggi Demokrat telah mengundang 11 tokoh nasional untuk menjadi peserta konvensi.
Sekretaris Majelis Tinggi Demokrat Jero Wacik mengakui bahwa konvensi mencari tokoh nasional yang dapat menggantikan SBY. Sebab di internal Demokrat sendiri belum ada yang sekaliber orang nomor satu di Indonesia itu.
"Ada juga yang disinggung oleh beliau (SBY) tadi, bahwa konvensi ini sangat serius. Kita ingin mencari salah satu calon pemimpin bangsa untuk gantikan beliau Oktober 2014," kata Jero. [mes]
Penilaian itu disampaikan Pakar politik dari Universitas Indonesia, Iberamsjah. Menurutnya, konvensi itu seharusnya tidak melibatkan tokoh lain. Sebab, penjaringan capres yang sebenarnya adalah dilakukan dari internal partai.
"100 persen konvensi (Demokrat) itu hanya bohongi publik. Saya dari awal menganggap bahwa konvensi ini hanya pencitraan," kata Iberamsjah, beberapa saat lalu kepada INILAH.COM.
Dalam kesempatan itu, Iberamsjah meyakini bahwa pemenang konvensi partai pimpinan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu adalah kader partai tersebut. Alasannya, karena penetapan Capres itu tetap ditentukan oleh Majelis Tinggi Partai Demokrat.
"Mau 500 tokoh juga diundang, yang menang tetap dari kalangan Demokrat," tegas Iberamsjah.
Diketahui, Majelis Tinggi Partai Demokrat telah menetapkan komite konvensi Demokrat. Komite konvensi itu bertugas untuk menjaring beberapa tokoh nasional yang diundang oleh Mejalis Tinggi dan komite konvensi untuk mengikuti penjaringan capres itu. Hingga saat ini, Majelis Tinggi Demokrat telah mengundang 11 tokoh nasional untuk menjadi peserta konvensi.
Sekretaris Majelis Tinggi Demokrat Jero Wacik mengakui bahwa konvensi mencari tokoh nasional yang dapat menggantikan SBY. Sebab di internal Demokrat sendiri belum ada yang sekaliber orang nomor satu di Indonesia itu.
"Ada juga yang disinggung oleh beliau (SBY) tadi, bahwa konvensi ini sangat serius. Kita ingin mencari salah satu calon pemimpin bangsa untuk gantikan beliau Oktober 2014," kata Jero. [mes]
No comments:
Post a Comment