Laporan Wartawan Tribunnews.com, Ferdinand Waskita
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Partai NasDem menganggap konvensi yang dilakukan Partai Demokrat seperti kontes idol di televisi. Hal itu dikatakan Sekjen Partai NasDem menyusul keluarnya Ketua Dewan Pertimbangan Endriartono Sutanto yang memilih untuk ikut konvensi.
"Sekarang ini apa, mengundang orang dari luar, seperti menghadiri Presiden idol, seperti festival, dia buka, dia undang," kata Sekjen Partai NasDem Patrice Rio Capella ketika dikonfirmasi, Kamis (22/8/2013).
Patrice mengatakan bila konvensi tersebut terbuka untuk umum maka persyaratan harusnya dipublikasikan di media massa.
"Harusnya buka di koran, tentukan persyaratan, umur dan lain-lain, punya pengalaman mengelola perusahaan, harus ada kriteria yang jelas, jadi publik bisa tahu," ujar Patrice.
Menurut Patrice, konvensi seharusnya dilakukan untuk menjaring kader internal yang terbaik. Setelah terpilih maka kader tersebut melakukan kompetisi dengan calon dari partai lain.
"Itu yang di Amerika, konvensi PD ini beda," tuturnya.
Patrice mengaku tidak mengetahui tujuan konvensi tersebut. Jika bertujuan untuk kepentingan bangsa maka PD seharusnya mensosialisasikan konvensi tersebut dan diuji publik.
"Ini ada lucu-lucunya karena ada beda dari konvensi yang kita kenal,"katanya.
No comments:
Post a Comment