SANGATTA, tribunkaltim.co.id- Bupati Kutai Timur, Isran Noor, memastikan akan mengikuti konvensi calon presiden Partai Demokrat yang akan digelar dalam waktu dekat. Hal ini setelah ia mendapatkan undangan dari komite konvensi melalui Menteri Hukum dan HAM, Amir Syamsuddin.
"Baru saja saya menerima undangan dari komite konvensi. Ternyata saya masuk bursa calon presiden dan wapres yang akan diusung Partai Demokrat. Undangan disampaikan Menkumham (Amir Syamsuddin, red). Beliau datang, mengundang saya secara khusus, dan atas utusan SBY sebagai Ketua Umum dan Ketua Majelis Tinggi Demokrat," kata Isran.
Karena itu, bulan September mendatang kemungkinan aktifitasnya semakin intens di luar Kutim. Termasuk dalam rangkaian konvensi tersebut. "Kemungkinan aktifitas saya mulai September semakin intens. Semakin banyak yang harus saya kerjakan. Saya mohon doa restu seluruh rakyat, agar mendapatkan kemudahan dan diridhai Allah," katanya.
Saat Tribun bertanya tentang optimismenya mengikuti konvensi, Isran menyatakan dirinya selalu optimistis. "Kalau saya modelnya tidak pernah pesimis. Saya selalu optimis dalam mengikuti yang harus saya lakukan. Saya selalu optimis. Mungkin juga orang lain seperti saya," katanya, Rabu (21/8/2013).
Ia juga mengaku belum menyiapkan strategis khusus mengikuti konvensi. "Tidak ada strategi. Biasa-biasa saja.
Kita ikuti aturan main yang dibuat komite, apa saja yang harus kita lakukan nantinya. Tentunya ada koridor yang harus diikuti," katanya.
Kita ikuti aturan main yang dibuat komite, apa saja yang harus kita lakukan nantinya. Tentunya ada koridor yang harus diikuti," katanya.
"Mungkin saya akan menyampaikan pemikiran, gagasan, dan solusi bagi bangsa kita yang luas dan besar ini. Kemudian masyarakat memberikan penilaian atau dukungan, mungkin melalui polling nantinya," katanya menambahkan.
Dan ketika masyarakat bisa memahami pemikiran dan gagasannya, serta mau mendukungnya, Isran menilai hal itu sudah cukup. "Jangan terlalu bermimpi. Kalau terlalu bermimpi bisa kecewa besar. Biarkan saja berjalan," katanya.
Terkait figur yang lebih tepat dipilih sebagai capres, Isran menilai komite akan independen. "Saya dengar konvensi ini akan diikuti kader Demokrat dan luar Demokrat. Siapapun nantinya (yang terpilih, red) tentu yang terbaik menurut masyarakat, khususnya dalam hasil polling. Saya yakin komite akan independen," katanya.
Terkait saingan terberatnya dalam konvensi, Isran mengatakan seluruhnya merupakan saingan berat. "Itu berat semua. Tapi tenang saja," katanya. "Saya tidak memikirkan hasil akhir. Saya harus mengikuti proses yang harus dilewati nantinya di dalam pelaksanaan konvensi," katanya menambahkan.
Ia pun memberi sinyal bakal lebih sibuk di luar Kutim. "Namun saya yakin bahwa saya tidak meninggalkan tugas sebagai bupati dan program tetap berjalan. Para pelaksana pembangunan akan mampu melaksanakannya dengan baik," katanya.
Dua tahun terakhir, diakuinya ia jarang berada di Kutim. Baik karena tugas-tugas sebagai Ketua Umum di Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) maupun Perhimpunan Penyuluh Pertanian Indonesia (Perhiptani), maupun berbagai undangan sebagai pembicara.
"Dua tahun terakhir saya jarang di tempat. Namun saya yakin program di RPJMD, yang dituangkan di Renstra SKPD akan berjalan. Tidak terhambat dengan ketiadaan saya di Kutim," katanya.
Hal ini karena penyelenggara pembangunan bukan hanya bupati. Namun juga wakil bupati, sekretaris daerah, asisten sekda, SKPD dan stafnya, hingga pengusaha dan rakyat. "Sebenarnya kalau saya jalan ke mana-mana, saya rindu Kutim. Jangan-jangan 2014 nanti saya meninggalkan Sangatta," katanya.
Penulis: Kholish Chered
Editor: Fransina
Sumber: Tribun Kaltim
Sumber : http://kaltim.tribunnews.com/2013/08/21/isran-noor-yakin-komite-konvensi-capres-demokrat-independen
No comments:
Post a Comment