TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Tingkat keterpilihan (elektabilitas) Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) meroket tajam.
Hasil survei Litbang Kompas terhadap calon presiden (capres) yang dilansir pada Senin (26/8/2013) kemarin, masih menempatkan Jokowi di urutan teratas dengan tingkat keterpilihan (elektabilitas) mencapai 32,5 persen.
Posisi kedua dihuni capres Partai Gerindra Prabowo Subianto, dengan elektabilitas 15,1 persen. Lalu, disusul Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri (9,3 persen), capres Partai Golkar Aburizal Bakrie (8,8 persen), dan mantan Wapres Jusuf Kalla (6,7 persen).
Meskipun masih di urutan keempat survei Litbang Kompas, Ical mengaku tidak khawatir dengan Jokowi.
"Nggak (khawatir), biasa aja," kata Ical usai 'Silaturahmi Idul Fitri 1434 H dan Silaturahmi Kebangsaan 2014' yang digelar Partai Golkar di Hotel Shangrila Jakarta, Senin (26/8/2013) malam.
Ada rencana duet dengan Jokowi?
"Bisa saja. Dengan siapapun bisa," ujar Ical.
Ical bersyukur hasil survei menempatkan elektabilitas dirinya sebagai capres Golkar terus menanjak.
"Alhamdulillah, kami sesuai target," ucap Ical.
Menurutnya, Golkar harus berupaya keras untuk mendapatkan suara maksimal dalam Pemilu Legislatif. (*)
Sumber : http://www.tribunnews.com/nasional/2013/08/27/ical-tak-khawatir-elektabilitas-jokowi-meroket
No comments:
Post a Comment