Wednesday, 28 August 2013

Nyalon Wakil Presiden, Ini Kata Hary Tanoe


TEMPO.COJakarta - Hary Tanoesoedibjo angkat bicara perihal kesediaan dia 'dipinang' oleh ketua umum partai Hati Nurani Rakyat, Wiranto, sebagai calon wakil presiden pada pemilihan umum 2014. Bos MNC grup ini menyebut keputusan bergabung dengan Wiranto sudah ia pikir matang.

"Secara kualitas saya dan Pak Wiranto saling melengkapi," kata Hary Tanoe di Jakarta, Rabu, 27 Agustus 2013.

Di hadapan wartawan, Hary Tanoe mengaku tak tahu soal urusan politik, sosial budaya, hingga masalah pertahanan. Usai pendidikan, dia langsung terjun ke dunia bisnis dengan mendirikan MNC Grup.

Namun bukan berarti Hary Tanoe tak bisa apa-apa. Dia mengklaim menguasai bidang ekonomi dan bisnis. Dia menggunakan pengalaman bisnis selama lebih dari 20 tahun sebagai modal menjadi wakil presiden.

Wiranto di mata Hary Tanoe, jelas sebagai orang yang paham dalam politik, sosial budaya, keamanan dan birokrasi. "Beliau sudah lama berpolitik, pernah jadi menteri, mantan panglima pula."

Hary Tanoe juga mengklaim 'saling melengkapi' antara dia dan Wiranto juga menyentuh urusan pemilih. Menurut dia, Wiranto punya kedekatan dengan pemilih usia tua karena rentang karier dia yang panjang, baik saat menjadi tentara hingga politikus.

Sementara Hary Tanoe mengklaim punya kedekatan tersendiri dengan pemilih muda, seperti mahasiswa dan pengusaha. Sebagai bukti, Hary Tanoe sering menjadi pembicara pada sejumlah seminar di kampus-kampus.

"Hampir setiap pekan saya ke kampus, saya bukan cari simpati, saya buka mata mereka untuk pilih presiden berkualitas," kata dia.

INDRA WIJAYA


No comments:

Post a Comment