TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri melakukan orasi politik perdana, pasca-kepergian suami tercintanya, Taufik Kiemas.
Orasi politik Megawati disampaikan di depan ribuan simpatisan kader partai yang ia pimpin, di Surabaya, Jawa Timur, Jumat (23/8/2013).
Orasi itu sekaligus menyerukan dukungan penuh bagi pasangan Bambang DH-Said Abdullah, yang bertarung di Pilgub Jawa Timur.
Sehari sebelumnya, Megawati baru saja tiba dari Negeri Kanguru, Australia. Segala peristiwa politik yang terjadi, dicermati betul oleh Megawati.
Yang juga tak luput dari perhatian Megawati adalah saat Paguyuban Pasundan merayakan peringatan usia satu, Selasa (20/8/2013) lalu.
Dalam acara itu, muncul keinginan yang disampaikan Ketua Paguyuban Pasundan (PP) Didi Turmudzi, agar tokoh Sunda dapat berkiprah di kancah nasional pada Pemilu 2014.
Turmuzi berharap ada tokoh Sunda yang dapat mengisi posisi penting di negeri ini, meski 'hanya' menjadi seorang wakil presiden.
Yang membuat senang Megawati, nama Tubagus Hasanuddin, seorang tokoh Sunda, diusulkan jadi calon wakil preiden.
Nama lain yang juga disebut adalah Ginandjar Kartasasmita dan Kepala BNP2TKI Jumhur Hidayat.
"Siapa pun orang Sunda yang punya kapabilitas dan kemampuan memadai menyelesaian bangsa, Paguyuban Pasundan mendukung," kata Turmuzi.
Nama Tubagus Hasanuddin, bagi Megawati sangatlah dekat. Kurang lebih, 14 tahun lamanya Mayjen Purnawirawan Tubagus Hasanuddin yang kini menjabat Wakil Ketua Komisi I DPR dan Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Barat, mengawal Megawati.
"Ibu Mega senang dan tersenyum mendengarnya," ujar salah seorang yang dekat dengan Megawati.
"Ibu Mega senang dan tersenyum mendengarnya," ujar salah seorang yang dekat dengan Megawati.
Bagi Megawati, keinginan itu adalah bagian dari demokrasi yang patut dicermati. TB Hasanuddin yang dikonfirmasi Tribunnews.com terkait hal ini mengatakan, dirinya adalah kader partai, yang tentu saja harus patuh dengan sikap partai, apapun yang akan diputuskan.
Usulan yang disampaikan Ketua Paguyuban Pasundan, baginya lazim dalam demokrasi.
"Siapapun punya hak politik yang sama," ucapnya. (*)
Sumber : http://www.tribunnews.com/nasional/2013/08/24/megawati-senang-tb-hasanuddin-diusulkan-jadi-cawapres
No comments:
Post a Comment