TEMPO.CO, Jakarta--Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie masih enggan membeberkan nama tokoh yang bakal digandengnya dalam pemilihan presiden 2014 mendatang. "Rahasia, ya!" kata Aburizal, sambil tersenyum, seusai acara silaturahmi Golkar, di Hotel Shangri-La, Jakarta, Senin malam, 26 Agustus 2013.
Aburizal, yang hampir pasti menjadi calon presiden Golkar, juga belum mau mengungkapkan asal-usul pendampingnya, apakah dari dalam atau luar partainya. "Yang pasti orang Indonesia," ujar dia.
Sebelumnya, Wakil Ketua Umum Golkar Syarif Tjitjip Sutardjo mengatakan Aburizal belum menentukan pasangannya untuk pemilihan presiden mendatang. "Belum diputuskan. Nantilah," kata Tjitjip, kepada Tempo, di kompleks Istana Kepresidenan, akhir pekan lalu. Menurut dia, pendamping Ical bakal ditentukan seusai pemilihan legislatif 2014. "Nunggu Golkar menang dulu."
Menteri Kelautan dan Perikanan ini juga belum mau berkomentar ihwal asal-usul pendamping Ical nantinya, apakah dari dalam atau luar Golkar. "Nanti lah kami lihat. Kan, banyak yang bilang mesti orang Jawa. Bisa saja begitu," ujar Tjitjip.
PRIHANDOKO
Aburizal, yang hampir pasti menjadi calon presiden Golkar, juga belum mau mengungkapkan asal-usul pendampingnya, apakah dari dalam atau luar partainya. "Yang pasti orang Indonesia," ujar dia.
Sebelumnya, Wakil Ketua Umum Golkar Syarif Tjitjip Sutardjo mengatakan Aburizal belum menentukan pasangannya untuk pemilihan presiden mendatang. "Belum diputuskan. Nantilah," kata Tjitjip, kepada Tempo, di kompleks Istana Kepresidenan, akhir pekan lalu. Menurut dia, pendamping Ical bakal ditentukan seusai pemilihan legislatif 2014. "Nunggu Golkar menang dulu."
Menteri Kelautan dan Perikanan ini juga belum mau berkomentar ihwal asal-usul pendamping Ical nantinya, apakah dari dalam atau luar Golkar. "Nanti lah kami lihat. Kan, banyak yang bilang mesti orang Jawa. Bisa saja begitu," ujar Tjitjip.
PRIHANDOKO
No comments:
Post a Comment