JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Umum DPP Partai Amanat Nasional (PAN) Hatta Rajasa belum ingin memutuskan tokoh yang akan mendampinginya dalam pemilihan presiden periode 2014-2019. Hatta mengaku ingin fokus menghadapi pemilihan legislatif sebelum akhirnya mendeklarasikan pasangannya di 2014.
"Nanti setelah pemilu legislatif baru bicara soal itu (pasangan capres). Saya tidak ingin energi kita terpecah, karena bagaimana pun untuk mencapai pilpres adalah (hasil) pimilihan legislatif," kata Hatta di sela-sela acara peringatan HUT PAN ke-15 di Jakarta, Jumat (23/8/2013).
Namun begitu, Hatta mengaku telah melakukan komunikasi dengan sejumlah tokoh dan partai lain terkait pemilihan presiden periode 2014. Komunikasi dilakukan untuk memetakan kemungkinan koalisi bila PAN tak dapat mengusung calon presidennya secara mandiri.
"Dalam multi partai seperti sekarang ini koalisi adalah suatu keniscayaan, jadi kita berkomunikasi hampir ke semua," ujarnya.
Untuk diketahui, berdasarkan hasil rapat kerja nasional (rakernas) yang digelar pada Desember 2012, PAN menyatakan membidik minimal 77 kursi di DPR. Selain itu, hasil rakernas itu juga menyatakan PAN mematok target minimal 15 persen suara nasional dan memutuskan Hatta Rajasa sebagai calon presidennya.
"Nanti setelah pemilu legislatif baru bicara soal itu (pasangan capres). Saya tidak ingin energi kita terpecah, karena bagaimana pun untuk mencapai pilpres adalah (hasil) pimilihan legislatif," kata Hatta di sela-sela acara peringatan HUT PAN ke-15 di Jakarta, Jumat (23/8/2013).
Namun begitu, Hatta mengaku telah melakukan komunikasi dengan sejumlah tokoh dan partai lain terkait pemilihan presiden periode 2014. Komunikasi dilakukan untuk memetakan kemungkinan koalisi bila PAN tak dapat mengusung calon presidennya secara mandiri.
"Dalam multi partai seperti sekarang ini koalisi adalah suatu keniscayaan, jadi kita berkomunikasi hampir ke semua," ujarnya.
Untuk diketahui, berdasarkan hasil rapat kerja nasional (rakernas) yang digelar pada Desember 2012, PAN menyatakan membidik minimal 77 kursi di DPR. Selain itu, hasil rakernas itu juga menyatakan PAN mematok target minimal 15 persen suara nasional dan memutuskan Hatta Rajasa sebagai calon presidennya.
Editor : Hindra Liauw
No comments:
Post a Comment